Bahaya Memanaskan Makanan Sisa Kemarin

Bahaya Memanaskan Makanan Sisa Kemarin - Seorang wanita mengidap kanker usus atau lambung akibat terlalu sering makan makanan sisa kemarin. Berat badannya dari 60 kg turun menjadi 28 kg dalam 1 tahun. Akhirnya meninggal. Karena itulah anak gadisnya yang berusia 19 tahun dengan sangat serius membagikan hal tersebut untuk memperingati semua orang agar tidak melakukan hal yang sama lagi.


"Setiap kali kamu memanaskan sayur lauk sisa kemarin, itu akan menyebabkan nitrite bertambah. Nitrite yang terkandung di dalam makanan jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, akan menjadikan itu sebagai racun dan menyebabkan kanker. Semoga setiap keluarga tahu akan hal ini, jangan lagi makan makanan sisa yang di panaskan. Dalam kondisi sekarang, makanan sisa sering dianggap remeh dan masih di amalkan oleh setiap keluarga terutama keluarga golongan menengah. Mama saya mengindap kanker lambung, kemoterapi juga sudah dilakukan 8 kali dan mengikuti program rehabilitasi, namun karena terlalu ganas kanker yang ada dalam tubuhnya membuat dia meninggal." katanya

Dari apa yang di bagikan oleh wanita tersebut memang benar dalam hal makan sehat memang ada tertulis makanan sisa yang di panaskan akan menghasilkan racun dan membuat usus akan sakit. Contoh beberapa makanan yang rentan dalam hal tersebut adalah, jamur, saledri, sayur bayam, telor, ayam, kentang, ini adalah antara yang paling rentan, sayur lain juga sama namun sayur yang di tulis memiliki risiko yang lebih tinggi.

Pandangan Dokter Gastroenterologi, Fakultas Kedokteran Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM), Prof. Madya Dr. Aminuddin Ahmad. Pola makan yang sehat penting dalam menentukan tingkat kesehatan seseorang.bagi kebanyakan penyakit tentu pola makan memiliki kaitan erat dengan penyakit yang di hadapi. Kemungkinan sejenis bahan kimia yang dikenal sebagai N-nitrosa (NNitrosa compound) yang dihasilkan dari makanan yang mengandung nitrat yang terakhir (setelah di panaskan) menjadi nitrit mungkin dapat menyebabkan kanker usus terjadi.


Pasien kanker usus atau lambung akan mengalami:


  1. Pendarahan
  2. Muntah darah
  3. Berak darah
  4. Tersumbat daerah perut
  5. Kebocoran perut
  6. Anemia (kurang darah)
  7. Kurang berat badan (jadi kurus)
  8. Setelah operasi
  9. Bagian perut yang telah dibuang mengakibatkan diare karena kurang pencernaan makanan
  10. Kurangnya zat makanan

Makan menurut cara islam


Makan menurut cara islam jika ingin selamat, cara Rasulullah makan, letakan sedikit garam didalam mulut kemam kemudian makan, makan buah sebelum makan nasi, jilat seluruh jari sebab ada enzim, jangan masukan garam jika makanan masih mendidih atau tersangat panas, masukan garam setelah makanan dingin atau hangat, garam bisa mnjadi racun jika dimasak atau dimasukan ketika air masih sangat panas.

Kanker Lambung Masuk Dalam Kategori Jenis Kanker Ganas

Kanker Lambung Masuk Dalam Kategori Jenis Kanker Ganas - Kanker lambung yakni salah satu tipe tumor ganas yg pengidapnya makin bertambah. Tetapi masih jarang orang yg menyadari bahaya kanker ini. Cancer.org menuturkan bahwa kanker lambung ialah tipe kanker yg berkembang perlahan-lahan selama bertahun-tahun. Perubahan pra-kanker jarang memunculkan gejala, maka mesti mendeteksi dini buat mencegahnya.


Nyatanya, mengevaluasi “Redox state” dari jaringan tumor mampu jadi alat yg membantu mendiagnosis kanker lambung. Bahkan, menurut satu buah studi baru dari Universitas Federal Kazan Rusia, “redox state” dapat difungsikan buat mengontrol efektivitas terapi dalam memerangi kanker lambung.

Tetapi, tidak cuma mendeteksi kita butuh mencegah dengan mengetahui penyebabnya. Sebuah studi baru-baru ini yg dirilis oleh American Institute for Cancer Research sudah menghubungkan kanker lambung dengan alkohol, daging olahan dan obesitas. Studi lain dari World Cancer Research Fund menunjukkan bahwa daging dan bir meningkatkan risiko kanker lambung.

Jenis kanker perut


Menurut Cancer.org, ada sekian banyak jenis kanker lambung, seperti adenokarsinoma, limfoma, tumor stroma gastrointestinal, tumor karsinoid dan kanker yang lain. Cancer.org mencatat bahwa 90-95 % dari kanker lambung ialah adenokarsinoma.

Adenokarsinoma tumbuh dari mukosa, yakni sel-sel yg membentuk lapisan terdalam dari lambung. Sementara itu, 4 % dari kanker lambung merupakan limfoma. Limfoma yaitu kanker sistem kekebalan badan yg kadang-kadang ditemukan di dinding lambung.


Setelah Itu, tumor stroma gastrointestinal berada di bentuk awal dari sel-sel di dinding lambung yg dinamakan interstitial Cajal. Ini merupakan jenis tumor yg langka dan beberapa di antaranya jinak. Rata-rata tumor stroma gastrointestinal ditemukan di lambung, meski pula berada di daerah lain dari saluran cerna.

Kemudian, tumor karsinoid membentuk sekira 3 % dari seluruh kanker lambung. Kanker lain yg mungkin saja ada di perut adalah karsinoma sel skuamosa, karsinoma sel kecil dan leiomyosarcoma. Demikian sebagaimana dikutip dari Parenherald, Jumat (29/4/2016).